Pada tanggal 21 Februari 2015, berdasarkan laporan BPBD Bali telah dilaporkan bahwa terjadi banjir di wilayah Denpasar. Pulau Bali merupakan pulau berbatasan langsung dengan laut. Hal ini mempengaruhi kondisi cuaca di Pulau Bali karena adanya sirkulasi diurnal angin laut dan angin darat karena adanya perbedaan panas antara lautan dan daratan yang mempengaruhi pertumbuhan awan hujan yang dapat menyebabkan banjir. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah simulasi kejadian angin laut dan angin darat serta komparasi antara keluaran WRF dengan data observasi. Parameter yang dikeluarkan adalah RH, angin, CAPE, dan hujan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa sirkulasi angin laut dan angin darat tidak terlalu berpengaruh terhadap pembentukan awan konvektif di daerah Bali dilihat dari jam aktif angin laut dan masih perlu adanya uji parameterisasi lebih lanjut untuk daerah Bali. Kata Kunci: Angin Laut, WRF
Copyrights © 2016