Sebagai negara tropis, Indonesia memiliki banyak sumber energi alternatif, salah satunya adalah angin. Energi angin dipandang sebagai salah satu energi alternatif yang layak dikembangkan untuk mendudukung kebutuhan listrik Kalimantan Barat yang semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi energi angin sebagai pembangkit listrik di wilayah Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan metode pembagian distribusi frekuensi arah dan kecepatan angin yang kemudian dihitung potensi energi anginnya berdasarkan data observasi manual UPT BMKG wilayah Kalimantan Barat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dengan metode tersebut, dapat disimpulkan bahwa syarat untuk menghasilkan potensi energi angin dengan kecepatan angin ratarata harian >2.5 m/s tidak terpenuhi. Namun dengan kecepatan angin rata-rata harian yang dihasilkan, masih dapat menghasilkan daya listrik sebesar 290.6 - 2614813.9 Watt day/year dan dapat diaplikasikan untuk penguunaan beberapa peralatan rumah di kabupaten/kota, Mempawah, Kubu Raya dan Ketapang provinsi Kalimantan Barat.
Copyrights © 2017