This paper desribes the rhetoric of da'wah delivered by Mamah Dedeh through the medium of television. By knowing the rhetoric of Mamah Dedeh's preaching on one of the topics of discussion, it is hoped to get an idea of the application of his da'wah rhetoric, especially on television media. In addition, the rhetoric of da'wah presented by Mamah Dedeh can be used as a comparison material for the development of da'wah for the beginner preachers. The method used in this research is a qualitative method of descriptive analysis based on rhetorical canon theory. The technique of data collection for through observation and documentation. Observation by observing the docs of the rhetoric of Mamah Dedeh preaching about one of the themes presented in Indosiar. The results of this research indicate that in general Mamah Dedeh has applied rhetorical canon in da'wah namely: discovery, arrangement, style, delivery, and memory. Nevertheless, Mamah Dedeh has prepared everything, and also been fluent speaking and accustomed, sometimes repeating speech when speaking, and it is only natural. Tulisan ini menjelaskan retorika dakwah yang disampaikan oleh Mamah Dedeh melalui medium televisi. Dengan mengetahui retorika dakwah Mamah Dedeh pada salah satu topik pembahasan, diharapkan akan memperoleh gambaran tentang penerapan retorika dakwah beliau khususnya pada medium televisi. Disamping itu, retorika dakwah yang disajikan oleh Mamah Dedeh dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan bagi pengembangan dakwah untuk para pendakwah pemula. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan analisis deskriptif berdasarkan teori kanon retorika. Adapun teknik pengumpulan datanya melalui observasi dan dokumentasi. Observasi dengan cara mengamati dokumentasi retorika dakwah Mamah Dedeh dalam salah satu tema yang disampaikan di Indosiar. Hasil riset ini menunjukkan bahwa secara umum Mamah Dedeh telah menerapkan kanon retorika dalam berdakwah yaitu: penemuan, pengaturan, gaya, penyampaian, dan ingatan. Namun demikian, Mamah Dedeh sudah menyiapkan segala sesuatunya, dan juga sudah lancar berbicara dan terbiasa, ada kalanya mengulangi ucapan ketika berceramah, dan hal tersebut merupakan yang wajar saja.
Copyrights © 2017