Ergonomi perlu diterapkan diberbagai tempat termasuk di sekolah, ditempat kerja maupun ditempat lain agar dapat diperoleh kenyamanan dan peningkata produktivitas. Melakukan pekerjaan dengan menggunakan alat kerja dan stasiun kerja yang tidak ergonomis dapat menimbulkan gangguan musculoskeletal dengan adanya rasa nyeri dan pegal serta adanya ketegangan, mudah gelisah, bosan, dan lain-lain keluhan stress kerja yang berdampak terhadap terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya penurunan keluhan nyeri dan stress kerja yang dialami pekerja di perusahaan lampu X di Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan pre test, post test one group design, yang dilakukan pada 21 pekerja sebagai subyek penelitian yang berlangsung pada bulan Juli 2004 di perusahaan lampu X di Yogyakarta. Variabel penelitian terdiri atas variabel bebas yaitu kursi kerja ergonomis sedang variabel terikat adalah keluhan nyeri dan angka stress kerja. Analisis data menggunakan uji-t amatan ulangan dengan program computer SPS 2000. Hasil uji statistic menunjukkan penurunan keluhan nyeri yang sangat significan antara kelompok pre test (mean = 43.14) dan post test (mean = 28.14) dengan t = 11.771 (p = 0.000). Hasil uji-t amatan ulangan selanjutnya menunjukkan penurunan stress kerja yang sangat significant antara kelompok pre test (mean = 52.238) dan post test (mean = 43.762) dengan nilai t = 7.385 (p = 0.000).
Copyrights © 2018