Tujuan: Melaporkan 1 kasus translokasi IUD ke vesika urinaria
menyebabkan terjadinya batu yang menempel di IUD di dalam vesika
dan mendiskusikan diagnosis dan penanganannya.
Hasil: Kasus translokasi IUD ke vesika sejak awal tidak terdiagnosa
oleh karena ada riwayat pencabutan IUD dan pasien tidak dalam
keadaan KB IUD. Keadaan tidak nyaman di daerah perut bagian bawah
sekitar kandung kencing menyebabkan pasien ke dokter urologi, kemudian
dilakukan pemeriksaan USG ditemukan batu buli-buli, kemudian
dilakukan operasi pengambilan batu secara lithotripsi, waktu dilakukan
lithotripsi baru 1/3 bagian tampak seperti benang, coba ditarik
tidak bisa, kemudian dikonsulkan ke dokter obgin dan melihat benang
putih dan benda putih seperti bodi IUD, didiagnosa translokasi IUD di
vesika urinaria. Karena dicoba ditarik tak bisa kemudian dilakukan seksio
Alta. Sebelum seksio Alta tampak kavum Retzii perlekatan hebat dan
ada bagian buli-buli yang tertarik ke dalam. Lengan IUD sebagian tertanam
di dinding vesika dan badan IUD pada ujungnya terdapat batu
ukuran 3x2x2 cm3 warna kuning.
Kesimpulan: Pada penderita yang sudah berhenti sebagai akseptor
IUD, ataupun merasa IUD sudah hilang atau lepas tanpa diketahui dan
disertai dengan keluhan perlu diperiksa lebih teliti dengan pemeriksaan
USG dan foto abdomen. Kemungkinan terjadi translokasi perlu
dipikirkan.
[Maj Obstet Ginekol Indones 2006; 30-2: 101-3]
Kata kunci: translokasi; IUD intra vesika; batu vesika.
Copyrights © 2006