Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian DMPA terhadap profil
lipid akseptor.
Rancangan/rumusan data: Pre test - post test.
Bahan dan cara kerja: Penelitian dilakukan mulai Januari 2006
sampai Maret 2007 di Kota Tomohon. Pada penelitian ini direkrut 250
orang akseptor DMPA yang memenuhi kriteria inklusi. Sebagai subjek
dalam penelitian ini adalah wanita usia 20 - 35 tahun berstatus menikah,
masih mengalami menstruasi, tidak menggunakan kontrasepsi hormonal
selama 3 bulan terakhir. Sampel dipilih secara simple random sampling,
ditentukan 26 orang subjek yang akan dilakukan pemeriksaan laboratorium
bertahap pada 1, 3, 6, 9, dan 12 bulan. Selanjutnya dilakukan pengumpulan
data, ditabulasi, dan disajikan dalam bentuk tabel untuk
karakteristik subjek, perubahan profil lipid sebelum dan sesudah
penyuntikan DMPA dilakukan analisis dengan uji T - Berpasangan.
Hasil: Pada penelitian ini sebagian besar akseptor berusia 31 - 35
tahun 40,8 %, pendidikan SLTA 45,2 %, dan tidak bekerja (IRT) 83,6
%, paritas 2 40,8 %, dan IMT rata-rata 24,6. Kadar kolesterol total baseline,
1, 3, 6, 9, 12 bulan (188,31; 174,42; 182,35; 184,08; 182,50;
184,30; p>0,05). Kadar HDL baseline, 1, 3, 6, 9, 12 bulan (57,00; 51,35;
51,19; 49,92; 51,31; 48,38; p0,05). Kadar
Trigliserida baseline, 1, 3, 6, 9, 12 bulan (97,31; 88,92; 81,81; 94,60;
99,50; 111,04; p>0,05).
Kesimpulan: Terjadi penurunan kadar kolesterol total selama pemakaian
DMPA 12 bulan, namun secara statistik tidak bermakna. Tidak
terjadi perubahan kadar LDL, trigliserida secara bermakna, namun terjadi
penurunan kadar HDL secara bermakna setelah pemberian DMPA
selama 12 bulan, bila diukur dari baseline. Penggunaan kontrasepsi
DMPA pada calon akseptor yang memiliki risiko tinggi PJK harus dihindari.
Perlu dilakukan pemeriksaan profil lipid secara rutin terhadap
semua akseptor kontrasepsi DMPA jangka panjang > 1 tahun.
[Maj Obstet Ginekol Indones 2008; 32-3: 153-60]
Kata kunci: DMPA, kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida.
Copyrights © 2008