Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kemampuan membayar keluarga
dengan penggunaan pelayanan kesehatan terutama penggunaan
pelayanan persalinan di Indonesia.
Bahan dan cara kerja: Penelitian ini merupakan riset observasional
dengan rancangan potong lintang menggunakan data kor Susenas 2001.
Sampel yang digunakan adalah seluruh rumah tangga yang memiliki
anak usia ⤠1 tahun yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis
data menggunakan uji kai kuadrat dan uji regresi logistik dengan
tingkat kemaknaan p < 0,05.
Hasil: Kemampuan membayar keluarga memiliki hubungan yang
bermakna dengan pemilihan tenaga penolong persalinan (p < 0,001; OR
= 1,5; CI 95% = 1,405 - 1,668).
Kesimpulan: Kemampuan membayar keluarga berhubungan dengan
pemilihan penolong persalinan. Kemampuan membayar rendah memiliki
risiko lebih tinggi untuk memilih penolong persalinan non tenaga kesehatan.
[Maj Obstet Ginekol Indones 2008; 32-1: 26-32]
Kata kunci: penolong persalinan, kemampuan membayar
Copyrights © 2008