Bangsa Indonesia merupakan masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai macam etnis, budaya, dan agama. Para pendiri bangsa Indonesia menyatukan kebhinekaan tersebut melalui dasar negara Pancasila. Fenomena yang terjadi sekarang, kebhinekaan tersingkir oleh kelompok sosial yang lebih dominan dengan memaksakan pola yang berkarakteristik penyeragaman dengan alasan persatuan. Akumulasi dari hal tersebut, maka terjadi lunturnya pemahaman konsep nilai kebhinekaan Pancasila pada generasi muda. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan pengetahuan mahasiswa STKIP Darussalam Cilacap tentang konsep Nilai kebhinekaan Pancasila, (2) Mengetahui kebutuhan mahasiswa terhadap buletin kampus yang bermuatan nilai kebhinekaan Pancasila, (3) Menyusun buletin kampus sesuai kebutuhan mahasiswa, dan (4) Mendeskripsikan efektivitas buletin kampus dalam menangkal radikalisme. Metode penelitian menggunakan research and development (R&D) yang dilakukan dengan sepuluh tahap. Hasil penelitian menunjukan (1) 45% mahasiswa belum mengetahui konsep Kebhinekaan Pancasila yang tepat, (2) Mahasiswa membutuhkan buletin kampus yang dilengkapi kolom suara mahasiswa, (3) Penelitian berhasil mengembangkan buletin kampus dengan nama âWOLESâ dan (4) Buletin kampus terbukti mampu menangkal radikalisme yang berasal dari dalam dan luar kampus. Pengembangan buletin kampus âWOLESâ menjadi sinergi yang positif antara keterampilan mengolah kata dan rasa bagi mahasiswa.
Copyrights © 2017