Abad ke 19 merupakan periode penting dalam sejarah Amerika. Dari segi sosial politik, periode ini sangat menentukan dalam perjalanan bangsa Amerika menjadi super power di kancah global. Hal ini bisa terlihat dari ekspresi-ekspresi kultural (kesasteraan) Amerika yang merespon perubahan sosial politik yang terjadi pada saat itu. Berangkat dari fenomena diatas, tulisan ini mencoba menelaah respon kultural dari seorang penulis kenamaan Amerika yang hidup pada periode awal abad 19âWashington Irving. Tulisan ini menggunakan pendekatan âStructures of Feeling (Struktur Rasa)â dari Raymond William untuk melihat budaya yang dominan dari generasi Amerika pada periode tersebut. Dengan membatasi analisis pada 2 karya (cerpen) utama Washington IrvingâThe Legend of Sleepy Hollow dan Rip van Winkleâtulisan in menyimpulkan bahwa: pada cerpen pertama, Irving melihat adanya ketidakstabilan sosial dalam masyarakat Amerika di awal abad 19; sedangkan pada cerpen kedua, Irving menyoroti kecenderungan masyarakat Amerika untuk mengabaikan sejarah masa lalunya.
Copyrights © 2015