Jurnal Agrotek Tropika
Vol 2, No 3 (2014)

KEEFEKTIFAN EKSTRAK DAUN SIRIH DAN DAUN BABADOTAN MENGENDALIKAN PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA BUAH CABAI (Capsicum annum L.)

Indah Fajar Wati (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Efri Efri (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Tri Maryono (Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2014

Abstract

Antraknosa pada cabai yang disebabkan oleh Colletotrichum spp. merupakan penyakit penting pada saat tanaman di lapangan maupun pascapanen. Daun sirih (Piper betle L.) dan babadotan (Ageratum conyzoides L.) berpotensi sebagai fungisida nabati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan tingkat fraksi ekstrak daun sirih dan daun babadotan hasil seleksi untuk mengendalikan penyakit antraknosa pada cabai. Percobaan disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan delapan perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan terdiri atas kontrol, propineb, fraksi ekstrak daun sirih+n-Heksana 10%, 50% dan 90%, fraksi ekstrak daun babadotan+n-Heksana 10%, 50%, dan 90%. Data dianalisis dengan sidik ragam dan diuji dengan uji Duncan pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keseluruhan perlakuan fraksi ekstrakefektif menekan antraknosa. Fraksi ekstrak daun babadotan 50% dan 90% paling efektif dalam menekan penyakit antraknosa.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is a journal of science in the field of agrotechnology which covers several fields of science such as Agronomy, Horticulture, Soil Science, and Plant Pests and Diseases. Journal of Tropical Agrotek published since 2013 and published three times in one year ie in ...