Jurnal Agrotek Tropika
Vol 2, No 2 (2014)

PENGARUH HERBISIDA AMINOSIKLOPILAKLOR TERHADAP KETERJADIAN PARTENOKARPI PADA TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) MENGHASILKAN DAN DAYA KENDALINYA TERHADAP GULMA

Fernando Iskandar Damanik (Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Nanik Sriyani (Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung)
Sugiatno Sugiatno (Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Lampung)



Article Info

Publish Date
31 May 2014

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh herbisida aminosiklopilaklor terhadap keterjadian partenokarpi pada tanaman kelapa sawit menghasilkan dan untuk mengetahui efektivitas herbisida tersebut dalam mengendalikan gulma. Penelitian disusun dengan menggunakan Rancangan Kelompok Teracak Sempurna yang terdiri atas 6 perlakuan yaitu herbisida aminosiklopilaklor dengan dosis 50, 100, 200 g/ha, herbisida pembanding aminopyralid+triklopir 384+216 g/ha, penyiangan mekanis, dan kontrol, dengan 4 ulangan. Homogenitas ragam diuji dengan uji Bartlet, aditivitas data diuji dengan uji Tukey, dan perbedaan nilai tengah diuji dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Herbisida aminosiklopilaklor dosis 50, 100, dan 200 g ha-1 dan herbisida pembanding aminopiralid+triklopir 384+216 g ha-1 yang digunakan dalam pengendalian gulma pada pertanaman kelapa sawit menghasilkan belum mampu memberikan informasi yang pasti mengenai partenokarpi pada buah kelapa sawit sampai dengan 12 minggu setelah aplikasi. Hal ini disebabkan tidak semua tanaman kelapa sawit mengeluarkan tandan/bunga baru sawit selama penelitian berlangsung, (2) herbisida aminosiklopilaklor dosis 50,100, dan 200 g ha-1mampu mengendalikan pertumbuhan gulma total pada pertanaman kelapa sawit sampai dengan 8 MSA, (3) herbisida aminosiklopilaklor dosis 50, 100, 200 g ha-1dan aminopiralid +triklopir 384+216 g ha-1 mampu mengendalikan pertumbuhan gulma daun lebar total hingga 12 MSA dan mampu mengendalikan gulma golongan rumput hingga 8 MSA tetapi tidak mampu mengendalikan pertumbuhan gulma golongan teki, dan (4) herbisida aminosiklopilaklor dosis 50, 100, 200 g ha-1dan aminopiralid+ triklopir 384+216 g ha-1 mampu mengendalikan gulma dominan Cleome rutidospermae hingga 12 MSA, Axonopus compressus hingga 8 MSA dan Digitaria ciliaris hingga 4 MSA.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

JA

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrotek Tropika (JAT) is a journal of science in the field of agrotechnology which covers several fields of science such as Agronomy, Horticulture, Soil Science, and Plant Pests and Diseases. Journal of Tropical Agrotek published since 2013 and published three times in one year ie in ...