Prematuritas atau persalinan preterm merupakan persalinan belum cukup umur di bawah 37 minggu atau berat bayi kurang dari 2500 gr. Angka kejadian persalinan preterm pada umumnya adalah sekitar 6 - 10 %. Hanya 1,5 % persalinan terjadi pada umur kehamilan kurang dari 32 minggu clan 0,5 % pada kehamilan kurang dari 28 minggu Tujuan Penelitian ini Diketahuinya hubungan ketuban pecah dini plasenta previa dan preeklampsia dengan persalinan preterm di RSUD DR. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung Tahun 2015.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan crossectional. populasi dalam penelitian ini adalah ibu bersalin yang melakukan persalinan di RSUD DR. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung tahun 2014 yaitu 705 orang. Penentuan sampel menggunakan simple random sampling sehingga diperoleh sebanyak 255 sampel. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan Chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan ketuban pecah dini (KPD) dengan nilai (p= 0,004), ada hubungan plasenta previa dengan nilai (p= 0,000) dan ada hubungan preeklampsia dengan nilai (p= 0,009) dengan kejadian persalinan preterm di RSUD DR. A. Dadi Tjokrodipo Bandar Lampung tahun 2015. Disarankan bagi petugas kesehatan untuk memberikan penanganan dan perawatan yang lebih intensif terhadap kejadian persalinan preterm. Kata Kunci : Awal Pecah Amnion , Plasenta Previa , Preeklamsia , kelahiran prematur
Copyrights © 2015