Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan
Vol 2, No 3 (2005): Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan

PELUANG DAN HAMBATAN PENGEMBANGAN HKM DI KOTO PANJANG, RIAU : PENDEKATAN SOSIOLOGIS

Yanto Rochmayanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Mar 2017

Abstract

Tulisan ini menganalisis respon masyarakat terhadap pola pemanfaatan ruang HKm melalui pengembangan jenis andalan setempat. Respon sosial yang diukur adalah (I) persepsi tentang sistern pertanian menetap, (2) prospek pengernbangan gaharu (Aquilaria malaccensis Lamk.) dan pulasan (Nephelium mutabile BL.), dan (3) mengidentifikasi kendala teknis di lapangan. Analisis dilakukan melalui segmentasi berdasarkan kelompok peran dalam masyarakat, usia dan tingkat pendidikan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat Tanjung Alai mengenai sistem pertanian rnenetap sangat lemah. Keadaan ini berlaku untuk semua kelompok pada setiap segmen. Prospek pengembangan HKm cukup baik, karena 66,53 % masyarakat menunjukkan sikap tertarik terhadap gaharu dan 69,53 % tertarik terhadap pulasan. Sebagian besar masyarakat (95,69 %) menyatakan terbuka akan inovasi. Hal yang perlu mendapat perhatian diantaranya adalah hama gajah dan babi, jarak pemukiman dengan lahan yang relatif jauh serta lahan tak tergarap masih banyak. Berdasarkan hasil tersebut, untuk pengembangan HKm diperlukan sosialisasi mendalam tentang sistem penanian menetap, yang ditujukan ke seluruh kelompok masyarakat.

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

JPSEK

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan telah terakreditasi berdasarkan Keputusan Kepala LIPI No.818/E/2015. Jurnal ini memuat karya tulis ilmiah dari hasil - hasil penelitian di bidang sosial. ekonomi, dan lingkungan kehutanan yang meliputi aspek: sosial ekonomi kemasyarakatan, sosiologi ...