Jurnal Kajian Wilayah
Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Kajian Wilayah

Peoples Knowledge, Peoples Defense: Utilizing Local Practices for Disaster Safety and Adaptation in Rapu-Rapu, Albay, Philippines

Jesusa Grace J. Molina (Program Office pada the Center for Disaster Preparedness, Filipina.)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2016

Abstract

Kepulauan Rapu-rapu di Filipina merupakan wilayah yang dikenal sebagai daerah rawan bencana hidrometeorologikal sebagai akibat dari letak geografis dan faktor fisik wilayah tersebut. Pada tahun 2006, pulau ini mengalami bencana besar Typhoon Reming yang membawa dampak serius terhadap keberlangsungan hidup masyarakat yang tinggal di pulau tersebut. Berbagai dampak negatif yang diakibatkan oleh bencana ini adalah kerusakan fisik, sosial, dan ekonomi masyarakat yang mengakibatkan terdegradasinya penghidupan masyarakat.Berdasarkan pengalaman pahit yang dialami tahun 2006 tersebut, masyarakat bertekad untuk mempersiapkan sekaligus memproteksi diri dan wilayah mereka dari potensi bencana alam tragis yang masih sangat mungkin terjadi di masa yang akan datang. Untuk itu, masyarakat lokal menginvestasikan sumber daya mereka pada berbagai program dan pengukuran pengurangan risiko bencana yang memanfaatkan kekayaan pengetahuan, kemampuan, dan budaya lokal yang dimiliki. Sebagai contohnya, masyarakat telah membangun sistem peringatan dini, lumbung pangan untuk masa krisis bencana, membentuk bintaassebuah tempat aman yang terletak di bagian atas rumah penduduk yang dimanfaatkan untuk menyimpan barang-barang berharga ketika banjirdan menciptakan inovasi-inovasi lokal lainnya seperti peralatan pancing inovatif yang membantu mereka meningkatkan produktivitas hasil tangkapan ikan. Di samping berbagai upaya yang telah disebutkan, masyarakat juga membangun hubungan dan bekerjasama dengan berbagai organisasi, baik organisasi lokal maupun asing, untuk meningkatkan kapasitas mereka.Makalah ini menyajikan praktek-praktek aktual masyarakat Pulau Rapu-rapu dalam mengurangi risiko bencana yang disertai dengan kuatnya bukti-bukti pengalaman penggunaan pengetahuan dan kemampuan lokal sebagai salah satu ujung tombak benteng pertahanan masyarakat yang tinggal di wilayah yang berisiko tinggi terhadap bencana. Melalui makalah ini, pembaca diajak untuk kembali mempertimbangkan kekuatan kapasitas lokal dalam mengurangi bencana melalui visi dan tindakan yang aman, berdaya tahan, dan dinamis.Kata kunci: pengetahuan lokal, kerentanan, penanganan dan adaptasi bencana, Pulau Rapu-rapu, Filipina

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

jkw

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Submit Manuscript Journal Help User Username Password Remember me Notifications View Subscribe Information For Readers For Authors For Librarians Current Issue Atom logo RSS2 logo RSS1 logo Visitor Statistics Web Analytics View My Stats ID ...