Jurnal Kajian Wilayah
Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Kajian Wilayah

MIGRASI PERNIKAHAN: WACANA DAN PENGALAMAN KAWIN CAMPUR PEREMPUAN INDONESIA DI BELANDA

Amin Mudzakkir (Research Center for Regional Resources (P2SDR)-LIPI)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2016

Abstract

Based on a literature review and in-depth interviews, this paper examines the marriage migration in the case of Indonesian woman who married to Dutch man. At least there are three arenas that structure this practice: the discourse of the colonial/postcolonial, marriage law, and migration policy. This paper underscores the importance of agency that affecting the different experiences of each individual in the marriage migration practice.Keywords: marriage migration, colonial/postcolonial discourse, marriage law, migration policy, Indonesia, Dutch.AbstrakDidasarkan pada telaah literatur dan wawancara mendalam, tulisan ini mengkaji migrasi pernikahan dalam kasus perempuan Indonesia yang menikah dengan laki-laki Belanda. Setidaknya terdapat tiga arena yang membentuk praktik ini: wacana kolonial/poskolonial, hukum pernikahan, dan kebijakan migrasi. Tulisan ini menggarisbawahi pentingnya aspek kepelakuan dalam migrasi pernikahan yang mempengaruhi perbedaan pengalaman masing-masing individu dalam praktik tersebut. Kata kunci: migrasi pernikahan, wacana kolonial/poskolonial, hukum pernikahan, kebijakan migrasi, Indonesia, Belanda

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jkw

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Submit Manuscript Journal Help User Username Password Remember me Notifications View Subscribe Information For Readers For Authors For Librarians Current Issue Atom logo RSS2 logo RSS1 logo Visitor Statistics Web Analytics View My Stats ID ...