Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis model pemberdayaan masyarakat lorong terhadap kemiskinan perkotaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan lingkup operasional masyarakat miskin dengan model pemberdayaan yang sesuai kebutuhan kondisi mereka. Sumber data penelitian ini adalah masyarakat yang bermukim di lorong sebagai informan sebanyak 20 orang dipilih secara acak sedangkan unsur tokoh masyarakat dipilih sebanyak 5 orang dengan pertimbangan tertentu (purpossive sampel), demikian juga 3 orang dari unsur Pemerintah Kelurahan Ende Kecamatan Wajo Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan Indonesia. Hasil kajian diperoleh model pemberdayaan masyarakat lorong dalam penanggulangan kemiskinan perkotaan disimpulkan bahwa perlu dilakukan dengan langkah-langkah penetapan pengenalan wilayah kerja, sosialisasi kegiatan, penyadaran masyarakat, pengorganisasian masyarakat dan pelaksanaan kegiatan advokasi kebijakan serta politis.
Copyrights © 2017