Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik
Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017

Uroe peukan dalam tradisi masyarakat Bireuen

amsal amsal (Unknown)



Article Info

Publish Date
04 Oct 2017

Abstract

Uroe Peukan (pasar) dalam pandangan sebagian orang adalah hanya sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat, tempat para penjual dan pembeli berkumpul. Sebenarnya, pasar adalah salah satu bentuk budaya masyarakat. Jika ingin melihat kebudayaan suatu daerah maka pasar adalah salah satu tempat yang dapat memberikan gambaran awal tentang budaya masyarakatnya. Barang-barang yang dijual, masyarakat yang datang berbelanja, dan cara mereka bertransaksi adalah salah satu wujud budaya. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tradisi uroe peukan di Bireuen dan untuk memperoleh deskripsi secara kualitatif tentang pengaruh uroe peukan terhadap budaya transaksi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang merupakan penelitian yang bertujuan memberikan gambaran secara jelas dan sistematis terkait dengan objek yang diteliti dengan memberikan informasi dan data yang valid dengan data dan fenomena yang ada di lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara untuk data sekunder dalam bentuk buku, jurnal, dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan jual beli di hari pekan masih tetap berlangsung sampai sekarang. Selain itu di hari pekan bisa memperlancar ekonomi khususnya menengah ke bawah khususnya dalam bidang dagang. Adapun tujuan diadakan hari pekan tidak semata-mata untuk mencari keuntungan (ekonomi) saja dalam berdagang. Bahwa perlunya suatu fungsi dalam menjaga tradisi yang berguna dalam pelestarian dan pelaksanaan peran masyarakat, agar mampu tertata dan adaptasi. Perbedaan cara transaksi di hari biasa dengan hari pekan diakibatkan karena untuk menjaga nilai-nilai budaya dan tradisi yang telah ada sebelumnya. Salah satu wujud budaya dalam masyarakat adalah cara mereka melakukan transaksi. Kata kunci: Tradisi, Masyarakat, dan Pasar The title of this study is Uroe Peukan in Bireuen society tradition of culture sociology perspective. The objective of this study to find out and to analysis the tradition of uroe peukan in Bireuen city. The data describe about the impact of uroe peukan to culture transaction, in doing this study the researcher used the theory of structural functional. As we know that, the society is the social unity that consist of parts interconnected and mutually blends in order to get a sustainability, said by Talcolt Parson. The design of this study was a descriptive qualitative study. To obtain the data, the writer used observation, interview and documentation. In addition the secondary data that used in this study were book, journal, and document. The data analyzed qualitatively. The informants in this study were 5 people which consists of traders that doing activity in uroe peukan. The results of study shows that trading activities on uroe peukan still occur until now. According to Talcolt Parson the view of implementing function adaptation with adjusting to circumstances environmentalists to support tradition of society. Key words: Tradition, Society, and Market

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

FISIP

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

JIMFISIP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi, yaitu Prodi Sosiologi, Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi Ilmu Politik dan Prodi Ilmu Pemerintahan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus dan ...