Pernyataan kampanye Donald Trump, calon Presiden periode 2017-2021 di Amerika Serikat menyebabkan berbagai spekulasi muncul di kalangan akademisi dan ulama. Pernyataan kampanye tersebut ada dua, yaitu: pertama, selama periode yang tidak terbatas, orang yang beragama Islam dilarang memasuki Amerika Serikat baik melalui jalur darat, laut, maupun udara, bahkan wisatawan sekalipun. Kedua, Islam merupkan sumber kekacauan dunia. Bahkan pernyataan lain yang juga merupakan penghinaan terhadap Islam yaitu diseluruh dunia, kaum Muslim benar-benar liar.Tujuan penulisan ini untuk mengetahui persepsi akademisi dan ulama terhadap pernyataan Islamophobia dalam kampanye Donald Trump di Banda Aceh serta langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh akademisi dan ulama supaya Islamophobia tidak meningkat setelah Donald Trump terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat periode 2017-2021. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi inimenggunakan metode kualitatif dan kantitatif dengan menggunakan teknik wawancara dan pemberian angket yang didapatkan melalui penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi akademisi lebih melihat pernyataan tersebut merupakan bagian dari marketing politik dan ulama melihat halter sebut murni Islamophobia. Akademisi dan ulama dalam langkah selanjutnya yang dilakukan supaya Islamophobia tidak meningkat setelah Donald Trump terpilih yang harus dilakukan yaitu mengubah pola pikir orang Amerika Serikat melalui penulisan opini, pendidikan, pendekatan individu, kelompok, antar kelompok, dan sosial cultural. Pada akhirnya penulis menyarankan bahwa segala pernyataan kamppanye yang akan diterapkan oleh Donald Trump terhadap Islam tidak memiliki dampak yang besar khususnya pemeluk agama Islam di Amerika Serikat. PERSPECTIVES OF SCHOLAR AND ISLAMIC SCHOLARS ON TRUMP’S COMMENTS ABOUT ISLAMOPHOBIA IN HIS CAMPAIGN FOR THE UNITED STATES OF AMERICA PRESIDENTIAL ELECTION FOR THE PERIOD OF 2017-2021 (A CASE STUDY IN BANDA ACEH)The comments about Islam of Donald Trump as one of candidates for United States of America presidential election for the periode of 2017-2021 has triggered speculation among scholars and Islamic scholars. Trump mentioned two statements about Islam i.e. first, He indicated will order suspending all entry for Islam to US. Muslim will not be allowed to enter United States whether by land, air, or sea transportation. Second, Islam is the cause of conflicts across the globe. He also addressed offensive statement to Muslim by stating that all of Muslims around the world are wild.This study aimed at understanding perspectives of scholars and Islamic scholars in Banda Aceh on Trump’s offensive comments about Islamophobia in his campaign for presidency and knowing further steps made by the scholars to control Islamophobia Issues due to Trump’s Win in the 2017-2021’s election.This was qualitative and quantitative study. The techniques employed to collect the data included interview and questionnaire. The data were obtained by carrying out a field study.The results showed that the scholars believed that Trump made those offensive comments about Islam was one of political marketing strategies and the islamic scholars agreed that was an action as Islamophobia. The effort made by the scholars to control fear of Islam or Islamophobia was done by trying to change the mindset of people in United States about Islam by writing their opinions, educating, doing personal and intergroup approaches, as well as social cultural approaches.It is expected that people to realize that all of the statements made by Donald Trump will not give significant impacts especially for Muslims who live in the United States.
Copyrights © 2018