ABSTRAK Pencitraan politik yang dibangun lewat penegakan Syari’at Islam di Kota Banda Aceh telah berhasil menarik perhatian masyarakat Kota Banda Aceh terhadap seorang pemimpin oleh Illiza Sa’adudin Djamal yang fokus terhadap nilai-nilai agama. Penerapan syari’at Islam dijadikan sebagai pencitraan. Dalam hal ini peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul, penerapan syari’at Islam dan pencitraan Illiza Sa’aduddin Djamal dikota Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penegakan Syari’at Islam dikota Banda Aceh dengan politik pencitraan dan untuk mengetahui dampak Syari’at Islam terhadap dukungan politik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan yaitu: (1) Hubungan penegakan syariat Islam dengan pencitraan yang dilakukan oleh Illiza Sa’aduddin Djamal, mendapat respon positif dari kalangan pemerintahan maupun kalangan masyarakat. Karena masyarakat menganggap bahwa beliau melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya, akan tetapi ada sebagian masyarakat beranggapan itu hanya sebagai pencitraan beliau untuk mendapat dukungan. Adapun pencitraan melalui penerapan syari’at Islam tidak memiliki dampak karena pencitraan tersebut dianggap tidaj efisien sehingga masyarakat tidak mendukung Illza dalam pilkada 2017. (2) Penerapan syari’at Islam menjadi kebijakan yang dibuat oleh Illiza Sa’aduddin Djamal dan beliau konsisten dalam menjaga peraturan penerapan syari’at Islam sehingga menjadi bagian dari strategi politik untuk tetap menggunakan pada momentum pilkada tahun 2017 walaupun beliau tidak ada niat untuk menjadikan sebagai strategi politik tetapi efek dalam kepentingan politik itu sendiri ada. Akan tetapi ini akan menjadi dampak tren atau dilebelkan sebagai orang yang fokus sekaligus konsisten dengan isu syari’at Islam. Penerapan syari’at Islam bukan hanya sebagai politik, melainkan sebagai peraturan yang menjadi tanggung jawab Illiza Sa’aduddin Djamal dalam melaksanakannya. Bukan hanya sebagai tugas beliau melainkan juga menjadi tugas siapapun pemimpin daerah itu memang harus melekat erat dalam melaksanakan hukum setegak-tegaknya dikota Banda Aceh. Syari’at Islam bukan hanya peraturan yang dibuat oleh pemerintah saja tetapi syari’at Islam merupakan Al-qur’an dan Hadist sebagai pedomannya. Oleh karena itu, setiap masyarakat baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah harus menjaga dengan baik syari’at Islam yang telah menjadi aturan dikota Banda Aceh.Kata Kunci : Syari’at Islam, Pencitraan Political imagery that was built through the enforcement of Islamic Sharia in Banda Aceh has managed to attract the attention of society Banda Aceh towards a leader by Illiza Sa'adudin Hakamudin that focus on religious values. Implementation of Islamic Shari'ah as Imaging. In this case the researchers interested in conducting research with the title, the implementation of Islamic Shari'ah and Illiza Sa'aduddin Imaging Hakamudin in Banda Aceh. This research aims to know the relationship of Islamic Sharia enforcement in Banda Aceh with political imagery and to know the impact of the Shari'ah of Islam against the political support. This research uses qualitative approach method. The results showed that: (1) the relationship of Sharia enforcement with imaging conducted by Illiza Sa'aduddin Hakamudin, got a positive response from the Government as well as among the public. Because the public thinks that he carry out a task that becomes his responsibility, but there are some people contended that just as he had the support to Imaging. As for imaging through the implementation of Islamic Shari'ah has no impact because the imaging is considered efficient are not qualified so that people do not support Illza in the election in 2017. (2) Application of the Shari'ah of Islam being a policy made by Illiza Sa'aduddin Hakamudin and she is consistent in keeping the rules of the Islamic Shari'ah implementation so that it becomes part of a political strategy to keep using on the momentum of the elections in 2017 although he has no intention to make it as a political strategy but the effect in the interest of politics itself there. But this will be the impact of the trend or private labeledas the focus at once consistent with Islamic Sharia. Application of the Shari'ah of Islam not only as political, but as a rule the responsibility Illiza Sa'aduddin Hakamudin in implementing it. Not only he but also a task as the task of the regional leader was indeed anyone should be inherent in carrying out the law of fair in Banda Aceh. The Shari'ah of Islam not only regulations that are made by the Government, but Islam is Sharia Al-Qur'an and Hadith as his guideline. Therefore, every community either from the top or bottom circles should keep well the Shari'ah of Islam has become the rule in Banda Aceh.Keywords: Islamic Shari'ah, imaging
Copyrights © 2017