Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan nilai simbolik kesenian Ledug Kabupaten Magetan dan potensinya yang dapat dijadikan sebagai sumber membangun ketahanan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif etnografis. Informannya yaitu seniman, tokoh masyarakat, dan pejabat pemerintahan. Penentuan informannya dengan teknik purposive sampling.Sumber datanya bersifat primer dan skunder, serta diambil dengan teknik wawancara, pengamatan, dan pencatatan dokumen. Instrumen utamanya adalah peneliti sendiri. Sedangkan analisis datanya dengan teknik kualitatif model interaktif. Hasil penelitian menggambarkan bahwa kesenian ledug merupakan seni musik yang mempadu-padankan suara lesung dan bedug sebagai instrumen utama. Kesenian ini sebagai pengharmonian budaya Jawa (lesung) dan Islam (bedug) dan bersifat adaptif. Makna simbolik dari Ledug yakni manusia sebagai hamba Tuhan berkewajiban menjalankan ibadah secara seimbang antara ibadah yang bersifat vertikal (bedug) dengan ibadah yang bersifat horizontal (lesung). Nilai-nilai tersebut memiliki potensi sebagai sumber kekuatan dan keteguhan sikap masyarakat dalam mempertahankan budaya asli yang adiluhung dari pengaruh negatif budaya asing.
Copyrights © 2017