Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap
Vol 1, No 2 (2006): (Agustus 2006)

LOGAM DALAM EKOSISTEM PERAIRAN

Reny Puspasari (Pusat Riset Perikanan Tangkap. Ancol-Jakarta)



Article Info

Publish Date
16 Feb 2017

Abstract

Logam berat dalam air dapat termasuk ke dalam bahan berbahaya dan beracun brla drtemukan dalam konsentrasi tinggt. Pada konsentrasi fendah logam dibutrJhkan oleh organisme hidup untuk pertumbuhan dan perkembangan, namun bila kadar meningkat maka logam akan berubah menjadi racun Ada 2 mekanisme masuk logam berat ke dalam tubuh mahluk hidup, yartu melalui proses penyerapan dan melalui rantai makanan. Banyak pengaruh negatif yang ditimbulkan apabila logam berat berada dalam konsentrasi tinggi dalam tubuh, misal menghambat laju fotosintesis. merubah bentuk sel, memperkecil ukuran sel, menghambatlaju pertumbuhan, dan yang paling fatal adalah menyebabkan kematian. Berdasarkan pada hasil penelitian yang dilakukan, kandungan logam berat dalam tubuh mahluk hidup ditentukan oleh konsentrasi logam berat terlarut dalam air dan oleh kandungan agen pengikat logam berat dalam tubuh mahluk hldup tersebut. Kandungan karbohidrat protein, dan lemak menjadi agen yang berperan penting dalam proses pengikatanlogam berat.

Copyrights © 2006






Journal Info

Abbrev

bawal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Bawal Widya Riset Perikanan Tangkap dipublikasikan oleh Pusat Riset Perikanan yang memiliki p-ISSN 1907-8226; e-ISSN 2502-6410 dengan Nomor Akreditasi RISTEKDIKTI: 21/E/KPT/2018, 9 Juli 2018. Terbit pertama kali tahun 2006 dengan frekuensi penerbitan tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, ...