Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap
Vol 8, No 3 (2016): (Desember, 2016)

KAJIAN KUALITAS PERAIRAN UNTUK PERIKANAN DI RAWA PENING JAWA TENGAH

Siti Nurul Aida (Balai Penelitian Perikanan Perairan Umum, Palembang)
Agus Djoko Utomo (Balai Penelitian Perikanan Perairan Umum, Palembang)



Article Info

Publish Date
20 Jan 2017

Abstract

Perairan Rawa Peningmerupakan tipe perairan yang tergenang dan mempunyai arti penting bagi perikanan. Masalah utama yang ada di Rawa Pening yaitu pendangkalan karena sedimentasi dan eutrofikasi yang disebabkan pencemaran air berasal dari limbah rumah tangga, pertanian dan budidaya perikanan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui tingkat kesuburan perairan dan kualitas air di Rawa Pening. Penelitian dilakukan pada bulan Mei, Juni, Agustus dan Oktober 2013. Frekuensi pengambilan contoh dilakukan empat kali yaitu pada bulan Mei, Juni,Agustus dan Oktober. Stasiun pengamatan meliputi:A. Tengah (Puteran); B.Muara sungai (Torong); C.Area KJA; D. Pemotongan eceng Gondok (tengah 1); E. Sungai keluar (Tuntang); F. Muara sungai (Muncul); G. Tidak ada pemotongan eceng gondok (tengah 2). Data tingkat kesuburan perairan dianalisis dengan metode Carlon’s.Hasil penelitianmenunjukkan bahwa Rawa Pening termasuk katagori perairan dengan tingkat kesuburan tinggi, nilai Thropic State Index (TSI) pada semua stasiun pengamatan berkisar antara 57,22 - 68,06. Kondisi kualitas air yang kurang baik tersebut akanmerugikan perikanan, seperti kejadian kematian ikanmasal, lambatnya pertumbuhan ikan dan penurunan daya dukung perairan.The Rawa Pening waters is a lentic water and has significance for fishery. The main problems in Rawa Pening are silting due to sedimentation and eutrophication due to water pollution from household waste, agriculture and fisheries. The study aims to examine trophic level and water quality. The research conducted on May, June, August and October 2013. There was 7 stations i.e. A. middle (Puteran); B. inlet of Torong; C. Location of aquaculture;D. locations where harvesting of water hyacinth occurred (middle1); E. outlet (Tuntang); F. inlet (Muncul); G. location where no harvest of water hyacinth (middle 2). Trophic level were analyzed by Carlon’s method. The results showed that Rawa Pening waters categorized as the high eutrophication level where the Trophic State Index (TSI) was 57. 22 to 68. 06. The low water quality will be detrimentaled to fisheries, such as mass fish death, slow fish growth and also a decline of carrying capacity of ecosystem.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

bawal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Bawal Widya Riset Perikanan Tangkap dipublikasikan oleh Pusat Riset Perikanan yang memiliki p-ISSN 1907-8226; e-ISSN 2502-6410 dengan Nomor Akreditasi RISTEKDIKTI: 21/E/KPT/2018, 9 Juli 2018. Terbit pertama kali tahun 2006 dengan frekuensi penerbitan tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, ...