Bawal : Widya Riset Perikanan Tangkap
Vol 7, No 1 (2015): (April 2015)

BIOLOGI REPRODUKSI IKAN RED DEVIL (Amphilopus labiatus) dan (Amphilopus citrinellus) DIWADUKKEDUNGOMBO, JAWATENGAH

Susilo Adjie (Balai Penelitian Perikanan Perairan Umum, Mariana-Palembang)
Khoirul Fatah (Balai Penelitian Perikanan Perairan Umum, Mariana-Palembang)



Article Info

Publish Date
18 Feb 2016

Abstract

Waduk Kedung ombo yang mempunyai luas kurang lebih 4.800 ha merupakan waduk serbaguna. Bagi sektor perikanan, perairan waduk merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan baik untuk kegiatan penangkapan maupun budidaya. Populasi ikan red devil di waduk Kedung Ombo semakin tidak terkendali dan memangsa ikan komersial lain seperti ikan mas, tawes, nila. Penelitian untuk mengetahui beberapa aspek biologi (tingkat kematangan gonad, fekunditas, frekuensi dan musim pemijahan dan ukuran ikan pertama kali matang gonad) ikanred devil di waduk Kedung Ombo Jawa Tengah telah dilakukan pada bulan Maret, Mei, Juli dan Oktober 2011. Contoh ikan dikumpulkan dari hasil tangkapan nelayan yang menggunakan jaring insang. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa ikan red devil (A. labiatus) pertama kali matang gonad pada ukuran panjang total antara 9,66-11,47 cm, sedangkan pada A. citrinellus terjadi pada kisaran panjang total 7,9-11,95 cm. Fekunditas pada A. labiatus berkisar antara 677-1378 butir dan pada A. citrinellus berkisar antara 631-2.771 butir. Diameter telur pada A. labiatus berkisar antara 0,4-1,59 mmdan pada A. citrinellus berkisar antara 0,54-2,16 mm. Keragaman ukuran telur ikan A. labiatus dan A. citrinellus terutama pada TKG IV menunjukkan bahwa ikan ini tergolong jenis ikan yang memijah sepanjang tahun dan secara parsial (partial spawner).

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

bawal

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Bawal Widya Riset Perikanan Tangkap dipublikasikan oleh Pusat Riset Perikanan yang memiliki p-ISSN 1907-8226; e-ISSN 2502-6410 dengan Nomor Akreditasi RISTEKDIKTI: 21/E/KPT/2018, 9 Juli 2018. Terbit pertama kali tahun 2006 dengan frekuensi penerbitan tiga kali dalam setahun, yaitu pada bulan April, ...