Machine : Jurnal Teknik Mesin
Vol 3 No 2 (2017): Machine : Jurnal Teknik Mesin

PENGARUH GERAK PEMAKANAN (FEEDING) PADA PROSES PEMOTONGAN BENDA KERJA S45C TERHADAP HASIL KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA MENGGUNAKAN PAHAT BUBUT HSS ASSAB 17 DI MESIN BUBUT KONVENSIONAL

Rizan Afringga (Unknown)
R.Priyoko Prayitnoadi (Unknown)
Bustari Erafeli (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Jul 2017

Abstract

Abstrak Besarnya kecepatan potong, gerak makan dan kedalaman pemotongan, mempengaruhi kualitas permukaan benda kerja bubut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gerak makan, putaran spindle terhadap tingkat kekasaran dan pengaruh pahat terhadap rata-rata nilai kekasarannya. Metode penelitian menggunakan analisa deskriptif dengan variabel independen berupa gerak makan, kecepatan putaran spindel dan pahat bubut, variabel dependen berupa harga kekasaran permukaan benda kerja S45C. Proses penelitian dimulai dari pengujian komposisi pahat dengan alat Optical Emission Spectrometer Model Oes-5500, pengujian kekerasan pahat dengan alat Equotip2 Hardness Tester, proses pemotongan benda kerja dengan mesin bubut BC 1500 Bj-1860GD di Bengkel Teknik Mesin Universitas Bangka Belitung, dan pengukuran kekasaran permukaan benda kerja dengan alat Portable Surface Roughness Tester. Gerak makan yang digunakan dalam percobaan ini adalah 0.072, 0.080, 0.088, 0.096, 0.104, 0.112, 0.144, 0.160, 0.176, 0.192, 0.224, 0.256 dalam satuan mm/putaran. Putaran spindel yang digunakan bervariasi, dan pahat yang digunakan ialah HSS merek Assab 17 Sweden dari dua produsen yang berbeda. Hasil dari penelitian ini ternyata kekasaran permukaan terendah pada laju gerak makan 0.072 mm/putaran dan kekasaran permukaan tertinggi pada laju gerak makan 0.224 mm/putaran, dan terlihat ada kecenderungan semakin tinggi putaran spindel yaitu (160 rpm, 200 rpm, 320 rpm dan 550 rpm) terindikasi semakin besar rata-rata nilai kekasarannya yaitu (5.45 μm, 5.03 μm, 6.79 μm, 7.29 μm). Pada penggunaan pahat HSS Assab 17 Sweden 1, terlihat nilai kekasarannya lebih rendah dan pada penggunaan pahat HSS Assab 17 Sweden 2, terlihat nilai kekasarannya lebih tinggi. Rata-rata nilai kekasaran terendah yaitu 5.03 μm, dihasilkan pada putaran spindel 200 rpm dengan menggunakan pahat Assab 17 Sweden 1 dan rata-rata nilai kekasaran tertinggi yaitu 7.79 μm, dihasilkan pada putaran spindel 550 rpm dengan menggunakan pahat Assab 17 Sweden 2.

Copyrights © 2017