Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai kinerja pelaporan segmen dan masa perikatan audit dalam penilaian terhadap discretionary accruals perusahaan cross listed. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan sampel empat puluh dua perusahaan Asia yang terdaftar di New York Stock Exchange (NYSE) pada tahun 2012-2014. Persaingan bisnis antar perusahaan yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk dapat bertahan dan dapat mengembangkan perusahaannya. Upaya yang dilakukan oleh perusahaan tersebut adalah dengan memperluas pangsa pasar melalui peningkatan diversifikasi usaha maupun perluasan jangkauan pemasarannya. Diversifikasi usaha dapat dilakukan salah satunya dengan cara memperluas jumlah segmen geografi dan segmen operasi. Masa perikatan audit yang panjang akan menyebabkan masalah independensi. Hubungan masa perikatan yang panjang antara auditor eksternal atau Kantor Akuntan Publik (KAP) dan klien dapat menimbulkan kekhawatiran tentang ancaman kedekatan dan kepentingan pribadi yang dapat mengganggu independensi auditor. Nilai discretionary accrual perusahaan sendiri merupakan indikasi dari usaha manajer atau pembuat laporan keuangan untuk melakukan manajemen informasi akuntansi untuk kepentingan pribadi dan atau perusahaan.Penelitian ini memperoleh bukti bahwa pelaporan segmen geografi dan segmen operasi perusahaan cross listed memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap discretionary accruals manajemen laba, sedangkan masa perikatan audit tidak berpengaruh terhadap discretionary accruals manajemen laba yang dilakukan perusahaan. Hal ini terjadi karena pasar modal NYSE merupakan pasar modal besar di dunia sehingga auditor akan menjaga independensi karena semua investor besar akan melihat kinerja auditor KAP dan perusahaan cross listed tersebut. Kata kunci: kinerja pelaporan segmen, masa perikatan audit, cross listed, discretionary accruals.
Copyrights © 2018