AGRIEKONOMIKA
Vol 7, No 1: April 2018

Keberadaan TV TANI Sebagai Revitalisasi Media Baru Penyuluhan Pertanian di Indonesia

Kadhung Prayoga (Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan, Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada)
Pungky Syah Banar (Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya)
Dimas Setyo Prayoga (Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2018

Abstract

Asimetris informasi yang dialami petani di Indonesia salah satunya terjadi karena media penyuluhan seperti televisi dan radio yang kurang memberikan informasi secara signifikan dan berimbang. Kemudian muncullah TV TANI yang diharapkan mampu menjawab permasalahan tersebut, namun apakah kemudian TV TANI sebagai media baru penyuluhan mampu menyediakan beragam informasi bagi petani. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan lewat metode studi pustaka. Dari pembahasan diketahui bahwa TV TANI menjadi media baru bagi kegiatan penyuluhan di Indonesia karena sudah berbasis internet yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Namun, Kementerian Pertanian tidak jelas dalam menentukan sasaran dan tidak memperhatikan kondisi sosial budaya petani. Meski begitu, TV TANI hadir dengan kemasan berbeda dan lebih baik jika dibandingkan konsep siaran pertanian yang sudah pernah ada. Dalam pengembangan materi acara, Kementerian Pertanian harusnya bekerja sama dengan berbagai pihak yang terkait dengan pembangunan perdesaan dan melibatkan masyarakat pedesaan dalam penyusunannya.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

agriekonomika

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Economics, Econometrics & Finance

Description

AGRIEKONOMIKA, terbit dua kali dalam setahun yaitu pada April dan Oktober yang memuat naskah hasil pemikiran dan hasil penelitian bidang sosial, ekonomi dan kebijakan pertanian dalam arti ...