Offshore aquaculture atau budidaya perikanan lepas pantai merupakan budidaya perikanan yang dilakukan pada jarak tertentu dari pantai atau tengah laut. Metode ini belum banyak dilakukan di Indonesia dikarenakan membutuhkan teknologi tinggi dan invenstasi yang sangat besar. Dewasa ini budidaya ikan di laut masih menggunakan teknologi konvensional yaitu dalam proses pemberian pakan masih dilakukan secara manual dan bergantian. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan suatu inovasi berupa feeding barge sebagai media pemberi pakan ikan secara otomatis (automatic feeding system) dan menggantikan sistem konvensional yang selama ini dipakai pada budidaya perikanan lepas pantai. Untuk mengoptimalkan penggunaan automatic feeding system ini maka diperlukan kriteria desain kapal feed barge yang memenuhi persyaratan untuk kondisi saat kapal tersebut beroperasi. Perencanaan dan perhitungan potongan tengah kapal (midship section) yang mengacu pada rules BKI Vol.2 Barges and Pontoons tahun 2014. Hasil penelitian ini didapatkan hasil perencanaan kapasitas muatan kapal feed barge sebesar 108 ton dengan ukuran utama L=15.6 meter, B=8.60 meter, H=2.36 meter, T=1.40 meter, perhitungan stabilitas kapal yang memenuhi standart kriteria IMO MSC.267(85) Part B Recommendation for certain types of ships 2.2 Pontoons.
Copyrights © 0000