Subjective Well-being atau Kesejahteraan subjektif merupakan evaluasi afektif dan kognitif individu terhadap kehidupan yang dirasakan di tempat kerja, salah satu teori yang berhubugan dengan kesejahteraan adalah big five personality dan religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara big five personality dan religiusitas dengan subjective well-being pada karyawan Universitas Muhammadiyah Malang. Jumlah subjek dalam penelitian ini sebanyak 55 karyawan, metode analisis menggunakan uji statistik non parametrik yaitu korelasi spearman hal ini dilakukan karena uji asumsi syarat yang dilakukan tidak terpenuhi, maka peneliti tidak bisa menggunakan uji analisis statistik parametrik korelasi Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa big five personality khususnya extraversion, openness dan religiusitas mempunyai hubungan dengan subjective well-being, sedangkan agreeableness, conscientiousness dan neuroticism tidak mempunyai hubugan dengan well-being.
Copyrights © 2018