Penelitian ini bertujuan untuk menghitung tingkat break even point pada RSUD Sekayu terutama padapenjualan jasa sewa kamar rawat inap pada tahun 2017. Teknik pengumpulan data berupa observasi,wawancara, dan dokumentasi, jenis data sekunder sedangkan teknik analisis datanya yaitu analisis kuantitatif.Berdasarkan pembahasan diperoleh bahwa tahun 2014-2015 rumah sakit telah mencapai break even point untukrawat inap, dan pada tahun 2016 rumah sakit tidak mencapai break even point dalam penjualan unit kamar.Dalam menentukan harga kamar RSUD Sekayu tidak mengklasifikasikan biaya semi variabel ke dalam biayatetap dan biaya variabel. RSUD Sekayu dalam menentukan harga sewa kamar sebaiknya melakukan perhitunganbreak even point agar dapat diketahui volume penjualan yang tepat setiap tahunnya sehingga dapat dijadikantarget yang harus dicapai serta melakukan pengklasifikasikan biaya-biaya yang terjadi ke dalam biaya tetap danbiaya variabel secara tepat untuk dapat menentukan harga sewa kamar yang sesuai
Copyrights © 2018