Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam
Vol 3, No 1 (2017): Juli 2017

CYBERCULTURE MEMBINGKAI DAKWAH KONTEMPORER MASYARAKAT MODERN

Ambar Sri Lestari (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Jul 2017

Abstract

Fenomena masyarakat modern sekarang telah mengakar dalam sendi-sendikehidupan yang membawa dampak secara luas dalam segala bidang. Suguhan internet dalam teknologi informasi telah menjelma menjadi ruang maya yang disebut cyberculture, yaitu masyarakat yang hidup dalam budaya maya dalam interaksi antar individu, kelompok hingga komunitas masyarakat yang dilakukan melalui forum, newsgroup, dan chats. Cyberculture adalah segala budaya yang telah atau sedang muncul dari penggunaan jaringan komputer untuk komunikasi, hiburan, dan bisnis menjadi ruang virtual, seperti: virtual self, virtual community, virtual politics, virtual economics, virtual lives, virtual sex, virtual social, virtual/cybercrime. Gerakan-gerakan modern Islam kini terbagi dalam empat pola pemikiran yaitu: pola pemikiran liberalis, pola pemikiran nasionalis, pola pemikiran apologis, dan pola pemikiran dinamis. Dengan realitas tersebut maka kemasan penyampaian dakwah harus berpijak pada kebutuhan masyarakat dan mengakar pada aqidah islam sesuai Al-Quran Hadist.Kata kunci: Cyberculture, Dakwah Kontemporer, Masyarakat Modern

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

zawiyah

Publisher

Subject

Social Sciences Other

Description

Zawiyah: Journal of Islamic Thought published by the Postgraduate of IAIN Kendari includes textual studies and field work with various perspectives on education, law, philosophy, history, theology, political science, and more. This journal serves as a scientific forum for lecturers, researchers and ...