Pendahuluan: Terapi antiplatelet merupakan terapi yang efektif untuk kejadian stroke iskemik akut, tetapi antiplatelet mempunyai efek samping perdarahan saluran cerna yang dapat meningkatkan angka kematian.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perbedaan pengunaan antiplatelet tunggal dan ganda pada pasien stroke iskemik akut terhadap kejadian pendarahan saluran cerna di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta selama periode 2015 – 2017. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan nested case control dan menggunakan data retrospektif. Data dianalisis dengan analisis deskriptif, analisis bivariat, dan analisis multivariat. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square apabila data yang diperoleh memenuhi syarat atau uji Fisher apabila data yang diperoleh tidak memenuhi syarat serta analisis multivariat jika nilai p 0,05. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan dalam penggunaan antiplatelet tunggal dan ganda terhadap kejadian pendarahan saluran cerna pada pasien stroke iskemik akut di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta.
Copyrights © 2018