Journal of Nursing Care and Biomolecular
Vol 2, No 1 (2017)

PENGARUH TEH PEPPERMINT TERHADAP DISMENORRHOE PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN STIKES MAHARANI MALANG EFFECT OF PEPPERMINT TEA ON DISMENORRHOE IN MIDWIFERY STUDENTS OF DIII STUDY PROGRAM STIKES MAHARANI MALANG

ibaadillah, afrihal afiif ( sekolah tinggi ilmu kesehatan maharani malang)
-, Naumiati - ( STIKes Maharani Malang)
Samtyaningsih, Dian ( STIKes Maharani Malang)



Article Info

Publish Date
26 Oct 2017

Abstract

Keluhan yang sering terjadi saat menstruasi adalah timbulnya dismenorhoe yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, yang biasanya sering mengkonsumsi obat-obatan kimia utnuk mengatasinya akan berdampak negatif pada organ tubuh. Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh konsumsi teh peppermint terhadap dismenorhea pada mahasiswa  program studi DIII Kebidanan STIKes Maharani Malang. Penelitian ini menggunakan desain “One Group Pretest-Postest”. Sampel yang digunakan 46 responden. Sebagian besar responden ( 67,4%) mengalami nyeri dismenorrhea pada tingkat sedang. Hampir setengah  responden ( 41,3%) menyebutkan bahwa mereka tidak mengalami dismenorrhea setelah mengkonsumsi teh peppermint. Hasil  uji statistic Wilcoxon Sign Rank Test dengan n = 46, asymp sig. (2-tailed) 0,000 <  α = 0,05 sehingga ada pengaruh konsumsi teh peppermint terhadap nyeri disminorhea pada mahasiswa Prodi DIII Kebidanan STIKES Maharani Malang. Kram menstruasi adalah rasa nyeri yang dipicu oleh produksi berlebihan dari hormon prostaglandin yang menyebabkan kejang rahim. Asam lemak omega-3 yang terkandung dalam peppermint membantu penurunan produksi prostaglandin dengan cara menghambat transportasi dan pembentukan hormon prostaglandin, dengan menurunnya prostaglandin, kram menstruasi dapat berkurang. Meningkatkan upaya mencari informasi pengaruh pemberian teh peppermint sehingga responden dapat mengetahui manfaat yang diperoleh nantinya pada saat mengalami disminorhea.

Copyrights © 2017