Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui pemahaman dan kemampuan resolusi konflik mahasiswa. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan meningkatnya tingkat konflik di semua jenjang pendidikan. Selain itu, rendahnya pemahaman terhadap cara-cara dalam menyelesaikan konflik. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. data dianalisa dengan cara deskriptif kualitatif dengan metode triangulasi data. Pada siklus I pemahaman dan kemampuan resolusi konflik mahasiswa sekitar 50%. Berdasarkan hasil evaluasi dari siklus I tersebut, perlu diadakan penambahan dan perubahan pada materi dan metode. Pada siklus II tingkat pemahaman dan kemampuan resolusi konflik mahasiswa meningkat menjadi 79.5%. Hal tersebut dikarenakan adanya penambahan materi dan perubahan metode yaitu dengan memakai studi kasus.
Copyrights © 2018