Jurnal Teknologi Proses dan Inovasi Industri
Vol 3, No 1 (2018): Vol. 3, No. 1, Juli 2018

EVALUASI RESIDU ETANOL PADA MASERAT CURCUMIN RIMPANG KUNYIT ( Curcuma longa Linn.)

Fadjar Kurnia Hartati (Dosen Tetap Jur. Teknologi Pangan Fak. Pertanian Universitas Dr. Soetomo Surabaya)



Article Info

Publish Date
06 Nov 2018

Abstract

Kunyit (Curcuma longa Linn.) merupakan salah satu komoditas ekspor andalan Indonesia. Kunyit mengandung senyawa curcumin  yang diketahui memberikan manfaat bagi kesehatan diantaranya adalah sebagai antioksidan, antipikun, antiradang dan antikanker. Produksi curcumin dalam bentuk ekstrak dapat meningkatkan nilai jual karena banyaknya manfaat yang dimiliki curcumin. Ekstraksi curcumin dapat dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol. Residu etanol pada produk akhir diharapkan kurang dari satu persen. Proses ekstraksi curcumin dipengaruhi oleh konsentrasi pelarut dan lama ekstraksi.Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi etanol dan lama ekstraksi yang tepat pada ekstraksi metode maserasi yang menghasilkan ekstrak curcumin dengan residu etanol terendah, kandungan curcumin dan rendemen ekstrak tertinggi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor. Faktor 1: konsentrasi etanol yaitu 70 %, 80 % dan 90 %, faktor 2 : lama ekstraksi  yaitu 3 jam, 4 jam dan 5 jam. Setiap kombinasi perlakuan dilakukan tiga kali ulangan. Pengamatan penelitian meliputi analisa residu etanol, kadar curcumin dan rendemen ekstrak. Data parametrik dianalisa berdasarkan statistik parametik dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) menunjukkan konsentrasi etanol dan lama ekstraksi yang berbeda  berpengaruh sangat nyata terhadap residu etanol, kadar curcumin dan rendemen maserat curcumin. Hasil uji data parametrik dilakukan uji efektifitas untuk mendapat perlakuan yang terbaik menunjukkan konsentrasi etanol 90 % dan lama ekstraksi 5 jam merupakan perlakuan terbaik dengan nilai hasil tertinggi sebesar 0,6250 dengan kriteria variabel penelitian residu etanol = 0,1763 %, kadar curcumin = 2,4782 % dan rendemen = 17.7165 %.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

JTPII

Publisher

Subject

Electrical & Electronics Engineering Engineering Environmental Science Industrial & Manufacturing Engineering Materials Science & Nanotechnology

Description

Jurnal Tekonologi Proses dan Inovasi Industri (JTPII) merupakan sarana bagi para peneliti, perekayasa dan akademisi dalam menjembatani antara kajian teoritis dan penerapannya untuk pengembangan industri, khususnya bidang teknologi proses dan inovasi hasil produk. JTPII terbit dua kali dalam satu ...