IJTIHAD
Vol 8, No 1 (2014)

KONSEP KEPEMIMPINAN MENURUT AL-MAWARDI

Widyatama, Zulfikar Yoga (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Apr 2014

Abstract

Masalah kepemimpinan at au Imamah telah mendapat perhatian besar di kalangan pemikir dan tokoh agama karena menjadi tema penting dalam keberlangsung- an umat agama dari masa ke masa. Utusan Tuhan (Rasul) penerima wahyu telah menjadi tokoh utama dibalik konsep kepemimpinan setiap agama, termasuk Islam yang mendudukkan Rasulullah Saw sebagai figur sentral dalam memimpin suatu masyarakat baik dari lingkup kecil seperti keluarga sampai yang luas setingkat negara sekalipun. Imam Mawardi seorang intelektual muslim brilliant yang pernah dimiliki kaum muslim in di era dinasti Abbasiyyah termasuk yang memberi perhatian penuh terhadap konsep ke- pemimpinan dalam Islam lewat karya terbaiknya Al'Ahkaam As-Sulthaaniyah. Pengertian Khalifah sebagai simpul isu kepemimpinan dibahas secara detail oleh AI- Mawardi dengan menempatkan manusia sebagai pengemban amanat khalifatullah fil ardh melalui mekanis- me yang mengkerucut pada terpilihnya salah satu dari mereka sebagai pemimpin yang dipatuhi clan ditaati dalam meraih cita-cita hidup di dunia maupun di akherat. Untuk itu meletakkan kriteria Imam menjadi keharusan yang tidak bisa ditawari demi proses seleksi yang akurat sehingga kemudian dapat menggadang sosok pemimpin yang tepat sesuai idaman bersama. Lebih dari itu Al-Mawardi me- lengkapi buah pikirannya dengan memaparkan seni memimpin negara yang membutuhkan kelihaian ter- sendiri, dimana mengatur orang banyak yang memiliki pola berpikir dan keinginan yang berbeda merupakan pekerjaan yang tidak sederhana, namun sang pemimpin harus mampu menggalangnya menjadi sebuah kesatuan visi dan misi demi tercapainya cita-cita besar suatu bangsa.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

ijtihad

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Ijtihad is a scientific journal of Law and Islamic Economics, both in literature study and also on field research. Is published twice a year as a means of developing a scientific ethos in academic circles of the Faculty of Sharia, especially UNIDA, and the readers in general. The editors receive ...