Patria Artha Journal of Nursing Science
Vol 1, No 2 (2017): Patria Artha Journal of Nursing Science

RISIKO PAJANAN NITROGEN DIOKSIDA (NO2) DAN TIMBAL (Pb) PADA PETUGAS SATUAN KEMANAN DAN PETUGAS PENYAPU JALAN DI UNIVERSITAS HASANUDDIN

Lilis, Liliskarlina (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Oct 2017

Abstract

Meningkatnya jumlah dan mobilitas kenderaan bermotor di Universitas Hasanuddin yang menggunakan bahan bakar minyak menyebabkan udara di Lingkungan kampus tercemar oleh gas–gas buangan hasil pembakaran. Penelitian bertujuan mengetahui risiko kesehatan pada petugas satuan kemanan dan petugas penyapu jalan di Universitas Hasanuddin. Penelitian ini dilaksanakan di lingkungan kampus Universitas Hasanuddin  kota Makassar. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional dengan pendekatan analisis risiko kesehatan lingkungan menggunakan sampel lingkungan sebanyak 32 sampeldengan menggunakan metode purpossive sampling dan sampel manusia yaitu petugas satuan Kemanan sebanyak 84 responden dan petugas satuan penyapu jalan sebanyak 35 responden dengan menggunakan metode penarikan sampel proporsional random sampling.  Data dianalisis dengan metode ARKL dan program Excel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata konsentrasi NO2 dalam udara ambien di lingkungan kampus Universitas Hasanuddin yaitu pada pagi hari 30,44380 µm/Nm3 dan sore hari 24,88000 µm/Nm3. Sedangakan rata konsentrasi Pb pada pagi hari 0,042000 µm/Nm3 dan sore hari 0,075000 µm/Nm3. Besaran risiko petugas penyapu jalan untuk NO2 dan Pb memperlihatkan bahwa pada pagi dan sore hari, 100% petugas penyapu jalan memiliki RQ ≤ 1. Sedangkan besaran risiko petugas satuan keamanan untuk NO2 > 1 pada pagi hari sebesar 5,6%. Sedangakan untuk NO2 sore serta untuk Pb pagi dan sore, 100% petugas satuan kemanan memiliki RQ ≤ 1.

Copyrights © 2017