Abstrac: Adequate prenatal nutrition is the most important environmental factors affecting the health of pregnant women and their babies purpose of this study is to describe the management of nursing health education of pregnant women with anemia diet problems nutritional imbalance is less than demand. Qualitative descriptive research with case study design, using the nursing process approach. Population: pregnant women are anemic in the area Sukoharjo, sample Ny.S .. The assessment results: 7 weeks pregnant Ny.S G1P0A0 said easily tired and weak, not knowing about the diet of pregnant women anemia, less consuming green vegetables, on gestational age 6 month stopped taking medication for blood booster always nausea, Mrs. S. high school education, BMI: 18.29, Hb: 8.7 g / dl, face and lips pale, conjunctival pallor, facial expression showed 5L, consumed 4-5 times , drink up ± 5 cups / day. Nursing problems: an imbalance in nutrition less than body requirements related to the lack of basic knowledge of nutritional anemia in pregnant mothers diet. Nursing action: assess knowledge of patients, monitoring the adequacy of intake of iron, motivate patients to change food habits, providing health education diit anemia in pregnant mothers, teaches a method for meal planning, help patients and families understand the need to adhere to the therapy program and the consequences of non-compliance, collaboration with the lab to monitor hemoglobin concentration. After the act of nursing for 4 visits in 1 month nutritional imbalance problem partially resolved. The results of research there are increased levels of Hb 9.1 g / dl and increased iron intake after administration of health education diit anemia in pregnant mothers.Keywords: anemia diet, pregnant women, nutritional imbalance Abstrak:  Nutrisi prenatal yang adekuat merupakan factor lingkungan terpenting yang mempengaruhi kesehatan wanita hamil dan bayinya Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan penatalaksanaan keperawatan pendidikan kesehatan diit anemia ibu hamil dengan masalah ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus, menggunakan metode pendekatan nursing process. Populasi: ibu hamil yang mengalami anemia di wilayah Sukoharjo, sampelnya Ny.S.. Hasil pengkajian: Ny.S hamil 7 minggu G1P0A0 mengatakan mudah lelah dan lemah, belum mengetahui tentang diit anemia ibu hamil, kurang mengkonsumsi sayuran hijau, pada usia kehamilan 6 bulan berhenti mengkonsumsi obat penambah darah karena selalu mual, Ny S. pendidikan SMA, IMT: 18,29, Hb: 8,7 g/dl, wajah dan bibir pucat, konjungtiva anemis, ekspresi wajah menunjukan 5L, makan habis 4-5 kali, minum habis ±5 gelas/hari. Masalah keperawatan: ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan kurang pengetahuan dasar tentang nutrisi diit anemia ibu hamil. Tindakan keperawatan: mengkaji pengetahuan pasien, memantau keadekuatan asupan zat besi, memotivasi pasien untuk mengubah kebiasaan makanan, memberi pendidikan kesehatan diit anemia ibu hamil, mengajarkan metode untuk perencanaan makan, membantu pasien dan keluarga memahami kebutuhan untuk mematuhi program terapi dan konsekuensi akibat tidak patuh, kolaborasi dengan pihak lab dalam memantau kadar Hb. Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 4 kali kunjungan dalam 1 bulan masalah ketidakseimbangan nutrisi sebagian teratasi. Hasil penelitian terdapat peningkatan kadar Hb 9,1 g/dl dan peningkatan asupan zat besi setelah pemberian pendidikan kesehatan diit anemia ibu hamil. Kata Kunci: diit anemia,  ibu hamil, ketidakseimbangan nutrisi
Copyrights © 2017