WIDYA LAKSANA
Vol 5, No 1 (2016)

Pelatihan Kerajinan Tempurung Kelapa DI Desa Tianyar

parmiti, desak putu (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2017

Abstract

ABSTRAK Tujuan umum dari pengabdian ini adalah untuk memberikan peluang usaha baru bagi kelompok Sri Amerta Sari dan Karya Santhi di desa Tianyar dengan memberikan pelatihan kerajinan tempurung kelapa dan manajemen dan administrasinya serta dilengkapi engan SIUP. Pengabdian ini dilaksanakan selama 4 Bulan yaitu mulai tanggal 1 Juni sampai dengan 30 September 2015 di Desa Tianyar Kecamatan Kubu kabupaten Karangasem. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode diklat dan praktek langsung yang dimulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Jumlah peserta yang ikut adalah 30 orang yang berasala dari kelompok Sri Amerta Sari dan Kelompok Karya Santhi. Ketentuannya dari 30 peserta pelatihan yang mengikuti program ini, pelatihan dianggap berhasil jika 95 % peserta dapat menyelesaikan seluruh program pelatihan. Namun harapan penyelenggara, seluruh peserta pelatihan (100%) agar dapat menyelesaikan program ini. Dan pembelajar dianggap berhasil bila sudah menyerap 80% materi dalam penyelesaian tugas-tugas belajar dan mampu memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas keterampilan kerajinan tempurung kelapa yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan kehidupan perekonomian mereka.Hasil yang dicapai dalam pengabdian ini adalah (1) tingkat partisipasi yang tinggi dari mitra program pengabdian kepada masyarakat memberikan dampak positif bagi pelaksanaan program, terlihat dari kehadiran peserta yang tanpa ijin, dan dukungan dari kepala desa, (2) Hasil pelatihan menunjukkan bahwa dari 30 orang yang ikut pelatihan 25 orang (83,33%) masuk dalam kategori sangat mengetahui dan terampil dalam pembuatan kerajinan tempurung kelapa, 2 orang (2,66) termasuk dalam kategori kategori mengetahui dan terampil dalam pembuatan kerajinan tempurung kelapa, dan 5 orang (16,66)  termasuk dalam kategori cukup mengetahui dan terampil pembuatan kerajinan tempurung kelapa, (3) Hasil pelatihan menunjukkan bahwa dari 30 orang yang ikut pelatihan 20 orang (66,67%) masuk dalam kategori sangat mengetahui dan terampil dalam mengkreasikan kerajinan tempurung kelapa, 5 (16,66) orang termasuk dalam kategori kategori mengetahui dan terampil dalam mengkreasikan kerajinan tempurung kelapa, dan 5 orang (16,66)  termasuk dalam kategori cukup mengetahui dan terampil dalam kerajinan tempurung kelapa, dan (4) Kendala pelaksanaan program adalah sulitnya meminid waktu untuk pencapaian kesepakatan pelaksanaan kegiatan, karena umumnya peserta latihan terbentur dengan rutinitas pekerjaan harian yang menunjang perekonomian keluarga, maupun pelaksanaan kegiatan ritual adat-istiadat yang lumayan padat di banjar tunassari desa Tianyar dalam kaitannya dengan paruman desa adat untuk penyelenggaraan ritual keagamaan sebagaimana layaknya masyarakat Hindu Bali pada umumnya.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

JPKM

Publisher

Subject

Other

Description

Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and ...