Buletin Plasma Nutfah
Vol 24, No 2 (2018): December

Patogenisitas Nematoda Entomopatogen terhadap Hama Uret Tebu Lepidiota stigma (Coleoptera: Scarabaeidae)

I Gusti Agung Ayu Indrayani (Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat. Jl. Raya Karangploso, Km. 4, Kotak Pos 199, Malang 65152, Indonesia Telp. (0341) 491447, Faks. (0341) 485121)
Subiyakto Subiyakto (Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat. Jl. Raya Karangploso, Km. 4, Kotak Pos 199, Malang 65152, Indonesia Telp. (0341) 491447, Faks. (0341) 485121)
Chaerani Chaerani (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Sumber Daya Genetik Pertanian, Jl. Tentara Pelajar 3A, Bogor 16111, Indonesia)



Article Info

Publish Date
09 Jan 2019

Abstract

Tanaman tebu (Saccharum officinarum) merupakan salah satu komoditas bernilai ekonomi tinggi di Indonesia karena memproduksi gula. Salah satu penyebab menurunnya produksi tebu beberapa tahun terakhir adalah akibat serangan hama uret Lepidiota stigma (Coleoptera: Scarabaeidae). Pemanfaatan nematoda patogen serangga (NPS) merupakan salah satu alternatif pengendalian hama uret pada tebu yang cukup efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi isolat-isolat NPS yang sangat patogenik terhadap hama uret tebu, L. stigma. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Patologi Serangga, Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat, Malang. Sembilan perlakuan menggunakan isolat NPS, yaitu DKS-1, AGH-1, DKH-1, DKH-5, NH-1, NH-2, PH-1, PH-2, dan PH-4 serta 1 kontrol (tanpa perlakuan), diuji patogenisitasnya terhadap hama uret tebu, L. stigma. Setiap perlakuan disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan. Setiap perlakuan terdiri atas 30 ekor uret instar 3 yang diperlakukan dengan NPS pada dosis 2 × 104 juvenil infektif (JI)/ml. Parameter yang diamati adalah mortalitas uret L. stigma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat DKS-1 dan PH-1 memiliki tingkat patogenisitas yang tinggi terhadap hama uret tebu, L. stigma dengan rerata mortalitas uret mencapai 70–90%. Peningkatan persentase mortalitas hama uret tertinggi terjadi pada 72 jam setelah perlakuan, terutama pada isolat DKS-1 dan PH-1, berturut-turut sebesar 57,1 dan 50%. Diperolehnya dua isolat NPS unggul dengan strategi pencarian inang yang berbeda (menyergap atau memburu) diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengendalian hama uret tebu dengan NPS sehingga akan berdampak pada peningkatan produksi tebu.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

bpn

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology

Description

Buletin Plasma Nutfah (BPN) is an open access scientific journal published by The Indonesian Center for Agricultural Biotechnology and Genetic Resources Research and Development (ICABIOGRAD), The Indonesian Agency for Agricultural Research and Development (IAARD), Ministry of Agriculture. This ...