Gema Keadilan
Vol 3, No 1 (2016): Gema Keadilan

Mengurai Perempuan dan Pembangunan (Studi Kasus Kartini Kendeng)

Samuel B. T. Rajagukguk (Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
01 Oct 2016

Abstract

Sudah hampir 3 (tiga) tahun, Indonesia khususnya masyarakat Pegununan Kendeng di Jawa Tengah dihadapkan pada persoalan bagaimana sebenarnya konsep yang tepat dalam merumuskan masyarakat yang dicita-citakan. Tidak lebih perdebatannya adalah siapa yang akan merumuskan ataupun mendeskripsikan masyarakat ideal. Hal ini dihadapkan pula oleh kekuasaan dan sifat mendasar dari manusia Indonesia itu sendiri. Definisi pembangunan guna mencapai masyarakat yang dicitakan menjadi program sentral pemilik modal, kuasa, dan budaya-budaya Patriarki manusia Indonesia. Masyarakat kecil termajinalkan, masyarakat adat dihilangkan, kaum minoritas dianggap tidak ada, hingga persoalan lainnya. Tebakannya adalah mungkin saja Indonesia masih proses menjadi. Tetapi, nilai fundamentalnya adalah menjadi apa, konsep kaum urbankah, pandangan kaum andropsentriskah, atau lainnya untuk mencapai masyarakat yang inginkan. Bidang pertambangan dan industrialisasi sering kali yang menjadi korban adalah perempuan. Apakah dalam pengetahuan perempuan menolak pertambangan dan/atau industrialisasi.Kata Kunci: Pembangunan, Pertambangan, Industrialisasi, Perempuan.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

gk

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Gema Keadilan ( ISSN: 0852-0011) merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh LPM Gema Keadilan, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro. Pembahasan meliputi masalah pembangunan hukum dan perubahan sosial di Indonesia. Berisi tulisan ilmiah populer, ringkasan hasil penelitian, survei, hipotesis, atau ...