Penelitian bertujuan untuk mengetahui jumlah penggunaan air, kelangsungan hidup danpertumbuhan benih ikan patin yang dipelihara pada wadah resirkulasi dan tidak menggunakanresirkulasi. Perlakuan yang diberikan adalah wadah pemeliharaan yang berbeda, yaitu yangmenggunakan resirkulasi dan tanpa resirkulasi. Ikan patin berumur 2-3 hari dengan panjang ratarata0,4 cm dipelihara dalam wadah sesuai perlakuan selama 30 hari. Dievaluasi jumlahpenggunaan air, produksi, kelangsungan hidup, pertumbuhan panjang, dan kualitas air. Hasilpercobaan memperlihatkan bahwa terdapat perbedaan antar perlakuan dalam pegunaan air dankelangsungan hidup, tetapi tidak berbeda dalam pertumbuhan panjang benih ikan patin.Penggunaan air (pergantian air) pada wadah resirkulasi lebih sedikit dibandingkan dengan yangtidak menggunakan resirkulasi, yaitu sebanyak 1.440 liter, sedangkan untuk perlakuan tanparesirkulasi membutuhkan air sebanyak 14.120 liter. Produksi benih ikan patin pada systemresirkulasi lebih tinggi dibandingkan dengan yang tanpa menggunakan resirkulasi.Kelangsunganhidup ikan pada wadah resirkulasi lebih tinggi, yaitu sebesar 90,5%. Penggunaan resirkulasi dapatmenghemat penggunaan air dan menghasilkan kelangsungan hidup yang tinggi.
Copyrights © 2012