Salah satu hasil hutan non kayu adalah getah pinus yang dihasilkan dari tegakan pinus, kemudian diolahuntuk menghasilkan gondorukem dan terpentin. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 23 April - 19 Mei2012. Berlokasi di PGT (Pabrik Gondorukem dan Terpentin) Sindangwangi, KBM (Kesatuan BisnisMandiri) Industri Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten. Tujuan dari penelitian ini adalah (1)menentukan waktu standar kerja pada sejumlah komponen kerja yang terlibat dalam industripengolahan gondorukem dan terpentin, (2) mengidentifikasi waktu antrian pada pengolahangondorukem dan terpentin. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan stop watch. Penentuan waktubaku dilakukan dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95% dan tingkat ketelitian 5% karenasebelumnya telah diberikan penyesuaian dan kelonggaran menurut metode Westinghouse. Analisiskeseimbangan lini dilakukan untuk menentukan waktu antrian pada masing-masing lini produksidengan menggunakan software POM-QM for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktubaku pada proses pengenceran (melter) adalah 29 menit 44 detik dengan waktu antrian sebesar 27,51detik; waktu baku proses pencucian (settler) adalah 37 menit 22 detik dengan waktu tunggu 32,03detik; waktu baku proses pemasakan (cooking) adalah 2 jam 40 menit 36 detik dengan waktu antriansebesar 5 menit 5,56 detik; waktu baku untuk proses pengendapan (washer) adalah 1 jam 58 menit 48detik; waktu baku untuk proses pengalengan (canning) adalah 32 menit 5 detik dengan waktu antriansebesar 10,42 detik. Total waktu pembuatan gondorukem dalam satu line produksi adalah 4 jam 26menit 2,52 detik. Waktu antrian dari proses-proses tersebut dinilai kecil dan wajar sehingga tidakdiperlukan perubahan proses yang akan meningkatkan biaya
Copyrights © 2015