Penelitian pendapatan dan nilai tambah petani ubi kayu diperlukan dalam menyusun modelpemberdayaan masyarakat melalui pola klaster. Analisis teknis budidaya, pasca panen dan aspeksosioekonomis dijadikan sebagai acuan pokok pembentukan pola klaster, sehingga proses integrasivertikal mulai dari sistem pengadaan sarana produksi, proses produksi, panen, pengolahan danpemasaran serta subsistem penunjang dapat diintegrasikan dalam satu pengelolaan bersama. Programpengentasan kemiskinan petani ubi kayu diwujudkan melalui peningkatan pendapatan petani denganmengintegrasikan subsistem agribisnis hulu sampai hilir.
Copyrights © 2012