Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Djuanda Bogor, pada bulan Agustus 2014 â September 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak temulawak (Curcuma xanthorriza Roxb) yang dicampur ke dalam pakan terhadap tingkat mortalitas dan gambaran darah benih ikan nilem (Osteochilus hasselti) setelah diinfeksi Aeromonas hydrophila. Penelitian percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan ini adalah Kontrol (tanpa temulawak), A (dosis 1 mL/kg pakan), B (dosis 3 mL/kg pakan), dan C (dosis 5 mL/kg pakan). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa tidak ada perbedaan yang nyata (P>0,05) diantara perlakuan terhadap mortalitas, total leukosit, hemoglobin dan hematokrit.
Copyrights © 2015