ABSTRAKPT Semesta Keramika Raya bergerak dalam industri barang mentah menjadi barang jadi dan siap pakai. PT Semesta Keramika Raya berupaya untuk mengantisipasi kerusakan yang berlebihan dengan cara memperkuat pelaksanaan pengawasan mutu dalam proses produksi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode statistical quality control, untuk mengetahui tingkat presentasi kerusakan dan dengan metode produktivitas (single factor), untuk mengetahui tingkat produktivitas yang dihasikan perusahaan dan regresi linier digunakan untuk melihat peningkatan produktivitas yang kemudian dibandingkan dengan kenyataan yang terjadi. Dalam menyusun statistical quality control CL sebesar 2,94%, UCL, 3,79% dan LCL 2,08% dengan tingkat kerusakan yang melebihi UCL yaitu pada bulan juni yaitu sebesar 4,28% dan sisa kerusakan lainnya berada di dalam batas kendali. Perhitungan peningkatan produktivitas pada bulan Januari s/d Desember tahun 2011 adalah 11 pcs / jam ; 8 pcs /Â jam ; 10 pcs / jam ; 12 pcs / jam ; 11 pcs / jam ; 7 pcs / jam ; 8 pcs / jam ; 7 pcs / jam ; 10 pcs / jam ; 7 pcs / jam ; 8 pcs / jam ; 10 pcs / jam dan persamaan regresi linier yaitu Qp = 9,083 + 0,00176t untuk menyatakan adanya peningkatan, produktivitas yang berbeda dibandingkan dengan produktivitas nyata yaitu total Qp = 109 dan Qpâ = 108,991 dan dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produktivitas PT Semesta Keramika Raya mengalami peningkatan karena Qp > Qpâ. Kata kunci : pengawasan mutu, produktivitas
Copyrights © 2013