Jurnal Katalisator
Vol 2, No 2 (2017): KATALISATOR

PEMISAHAN BAHAN TAMBAHAN PANGAN MENGGUNAKAN METANOL-BUFFER FOSFAT DAN METANOL-BUFFER ASETAT

Arief Yandra Putra (Universitas Islam Riau)



Article Info

Publish Date
06 Oct 2017

Abstract

The development of food and beverage industry in Indonesia from year to year causes the production of food and soft drink circulating in community was increased. However, in food and soft drink were often added food additives such as sodium saccharin, benzoic acid, and caffeine that its level must be considered because it can caused negative effect on health. This study aims to compare optimum conditions of separation of sodium saccharin, benzoic acid and caffeine using methanol-phosphate buffer and methanol-acetate buffer as mobile phase using HPLC. The study was conducted by determining the wavelength, optimum pH of buffer and optimum composition of mobile phase. The optimum condition for the mobile phase of methanol-phosphate buffer were pH 4,5 with mobile phase composition of 12,5: 87,5 and UV detection system at 220 nm wavelength. The optimum condition for methanol-acetate buffer were pH 5,5 with mobile phase composition of 15:85 and the UV detection system at 230 nm wavelength. The composition of methanol-acetate buffer as mobile phase gives better result for the separation of sodium saccharin, benzoic acid and caffeine with shorter retention times. Perkembangan industri makanan dan minuman di Indonesia dari tahun ke tahun menyebabkan produksi makanan dan minuman ringan yang beredar di masyarakat semakin meningkat. Namun, di dalam makanan dan minuman ringan sering ditambahkan bahan tambahan pangan seperti natrium sakarin, asam benzoat, dan kafein yang kadarnya perlu diperhatikan karena dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kondisi optimum pemisahan natrium sakarin, asam benzoat dan kafein menggunakan metanol-buffer fospat dan metanol-buffer asetat sebagai fasa gerak menggunakan HPLC. Penelitian dilakukan dengan menentukan panjang gelombang, pH buffer optimum dan komposisi fasa gerak optimum. Kondisi optimum untuk fasa gerak metanol-buffer fospat adalah pH 4,5 dengan komposisi fasa gerak 12,5:87,5 dan sistem pendeteksian UV pada panjang gelombang 220 nm. Kondisi optimum untuk fasa gerak metanol-buffer asetat adalah pH 5,5 dengan komposisi fasa gerak 15:85 dan sistem pendeteksian UV pada panjang gelombang 230 nm. Komposisi fasa gerak metanol-buffer asetat memberikan hasil yang lebih baik untuk pemisahan natrium sakarin, asam benzoat dan kafein dengan waktu retensi yang lebih pendek.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

katalisator

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering

Description

Jurnal Katalisator (ISSN Online : 2502-0943) is a journal containing scientific articles through a review by peer reviewers in chemistry. Jurnal Katalisator publishes original manuscripts, short review reviews on the branches of chemistry including: organic chemistry, inorganic chemistry, physical ...