ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intangible asset, arus kasoperasi dan leverage terhadap financial distress pada perusahaan jasa sektor infrastruktur,utilitas dan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2017.Populasi dalam penelitian ini adalah 62 perusahaan dan pemilihan sampel denganmetode purposive sampling diperoleh16 perusahaan.Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa dengan uji t membuktikan intangible asset berpengaruh negatif terhadap financialdistress, arus kas operasi berpengaruh positif terhadap financial distress, sedangkanleverage tidak berpengaruh terhadap financial distress. Penelitian dengan uji Fmembuktikan bahwa intangible asset, arus kas operasi dan leverage secara bersama-samaberpengaruh terhadap financial distress. Uji koefisien determinasi menunjukkanintangible asset, arus kas operasi dan leverage menjelaskan variabel financial distresssebesar 89.05%, sedangkan sisanya 10.95% merupakan kontribusi faktor lain.
Copyrights © 2019