Jurnal Kelautan Nasional
Vol 10, No 3 (2015): DESEMBER

ZONASI PENURUNAN MUKA AIR TANAH DI WILAYAH PESISIR BERDASARKAN TEKNIK GEOFISIKA GAYABERAT MIKRO 4D (STUDI KASUS: DAERAH INDUSTRI KALIGAWE - SEMARANG)

Dino Gunawan Pryambodo (Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Laut dan Pesisir Balitbang KP, KKP)
Supriyadi . (Jurusan Fisika, Universitas Negeri Semarang, Semarang)



Article Info

Publish Date
16 Jan 2017

Abstract

Difisit airtanah menjadi masalah di kota-kota besar yang berada di wilayah pesisir, hal ini dipicu dengan adanya pengambilan airtanah yang tidak terkendali sehingga menimbulkan dampak krisis airtanah yang di tandai dengan menurunnya muka airtanah dan terjadinya amblesan tanah. Zonasi penurunan muka airtanah di kawasan industri Kaligawe, pesisir Semarang, dengan menggunakan teknik geofisika gayaberat mikro 4D dan gradien vertikal 4D serta dibantu dengan leveling untuk melihat amblesan tanah yang terjadi di daerah penelitian. Pengukuran dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pada bulan Juni 2004 dan Nopember 2005 dalam jarak rentang waktu 16 bulan dengan 47 stasiun pengamatan. Disimpulkan bahwa hampir 70% daerah penelitian mengalami penurunan muka airtanah dan amblesan dan hal itu didukung dengan adanya penurunan muka airtanah yang terpantau dari beberapa sumur pantau yang berada di sekitar daerah penelitian.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jkn

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Environmental Science

Description

Jurnal Kelautan Nasional (JKN) ISSN 1907-767X, e-ISSN 2615-4579 adalah jurnal yang diterbitkan oleh Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) adalah nomenklatur baru, sejak tahun 2017, untuk Pusat ...