Jurnal Kelautan Nasional
Vol 11, No 2 (2016): AGUSTUS

PEMANFAATAN DATA SATELIT OSEANOGRAFI UNTUK MEMPREDIKSI DAERAH PENANGKAPAN IKAN LEMURU BERBASIS RANTAI MAKANAN DAN PENDEKATAN STATISTIK GAM

Eko Susilo (Balai Penelitian dan Observasi Laut – KKP Jl. Baru Perancak Jembrana – Bali, 82251)
Teja Arief Wibawa (Balai Penelitian dan Observasi Laut – KKP Jl. Baru Perancak Jembrana – Bali, 82251)



Article Info

Publish Date
06 Aug 2016

Abstract

Ikan lemuru di Selat Bali umumnya ditangkap menggunakan pukat cincin (purse seine) atau dalam istilah lokal dikenal dengan ‘slerek’ yang dipimpin oleh Juru Panggung. Penentuan daerah penangkapan yang masih mengandalkan intuisi juru panggung berdampak pada penggunaan bahan bakar yang tidak efesien. Perlu adanya inovasi teknologi guna meningkatkan efesiensi operasi penangkapan ikan di Selat Bali. Salah satunya melalui pemberian informasi dugaan daerah penangkapan ikan berbasis teknologi inderaja dan pendekatan rantai makanan. Penelitian ini bertujuan memprediksi kelimpahan zooplankton, sebagai makanan utama ikan lemuru, melalui pendekatan statistik Generalized Additive Model (GAM) berdasarkan data-sata satelit oseanografi. Variabel respon berupa data kelimpahan zooplankton di perairan Selat Bali yang diukur selama periode bulan Maret – Agustus (2011-2013). Sedangkan variabel prediksi berupa data harian variabel oseanografi yang diukur oleh satelit Aqua MODIS pada hari yang sama dengan pengambilan sampel plankton. Sebanyak 7 model kelimpahan zooplankton telah dihasilkan melalui pendekatan statistik GAM berdasarkan parameter oseanografi utama yang mempengaruhi ketersediaan makanan lemuru. Hasil penelitian menunjukkan persamaan GAM yang terbaik merupakan kombinasi antara variabel suhu permukaan laut (SST), konsentrasi klorofil-a (SSC) dan Photosynthetically Available Radiation (PAR) dengan nilai deviasi terbesar (75,3%) dan Akaike’s Information Criterion terkecil (160,197). Variabel SST dan PAR memiliki tingkat signifikansi yang lebih tinggi dari pada SSC. Kelimpahan zooplankton yang tinggi ditemui pada kisaran SST antara 25-26oC, SSC antara 0,5–0,6 mg/m3, dan PAR antara 40-45 einsten/m2/day. Nilai korelasi antara hasil prediksi kelimpahan zooplankton dan hasil tangkapan ikan lemuru sebesar 59,57%.

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

jkn

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Environmental Science

Description

Jurnal Kelautan Nasional (JKN) ISSN 1907-767X, e-ISSN 2615-4579 adalah jurnal yang diterbitkan oleh Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) adalah nomenklatur baru, sejak tahun 2017, untuk Pusat ...