Pembuatan biogas dari kotoran ternak dilakukan dengan metodologi fermentasi anaerob. Biogas sebagai salah satu energi yang terbarukan mempunyai beberapa manfaat, diantaranya untuk bahan bakar generator, penyedian energi alternatif untuk bahan bakar kompor rumah tangga. Biogas yang baru dihasilkan dari digester perlu dimurnikan karena masih mengandung Hidrogen Sulfida (H2S) yang bersifat korosif terhadap logam. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang peralatan pemurni biogas dan uji ekperimen pada motor bensin.Metode penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan eksperimen, yaitu dengan perancangan alat purifikasi biogas dan modifikasi saluran pemasukan motor bensin. Biogas yang sudah melalui proses pemurnian kemudian dimasukan kedalam sistem bahan bakar motor bensin dan diuji kinerjanya.Hasil penelitian menunjukan bahwa H2S akan bereaksi terhadap bilet baja (FeOH3) atau oksida besi Fe2O3. Kedua reaksi untuk menghilangkan H2S yang terkandung dalam biogas oleh proses desulfurisasi kering dengan persamaan 2Fe (OH) 3 + 3H2S ï‚® Fe2S3 + 6H2O,(2) Fe2O3 + 3H2S ï‚® Fe2S3 + 3H2O. Kualitas biogas dapat dilihat dari hasil nyala api yang dihasilkan dengan berwarna biru untuk yang melewati proses purifikasi sedangkan yang tanpa alat purifikasi berwarna merah kebiruan. Dari hasil pengujian motor bensin satu silinder dapat hidup dengan baik setelah menggunakan biogas yang sudah melalui proses purifikasi.
Copyrights © 2014